GMNU Bukan Organisasi Nahdlatul Ulama

Jayapura-Cakrawalainterprize.com, Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU ) Provinsi Papua bukan organisasi yang ada dalam AD/ART NU baik dalam bentuk badan otonomi atau Lajnah, maka GMNU tidak dikenal dalam struktur organisasi NU. Demikian ditegaskan Ketua Umum PW NU Provinsi Papua, Dr.H.Toni Wanggai,S.Ag,MA kepada wartawan, di Jayapura, Kamis(10/2) kemarin.
Pernyataan Toni Wanggai ini sekaligus mengklarifikasi pemberitaan salah satu
media harian terbitan tanggal 9 Februari berjudul GMNU desak PWNU Papua segera
lakukan konsolidasi.” Tidak jelas itu untuk kepentingan siapa, tapi yang jelas,
organisasi itu tidak ada di NU,” tegasnya.
Dalam pemberitaan itu, status Prof DR La Pona yang saat ini ditunjuk sebagai
Ketua KPUD Kota Jayapura juga dipersoalkan, karena itu Toni Wanggai yang
didampingi Prof La Pona juga mengklarifikasi, bahwa Prof DR. La Pona,MSi adalah
sah secara hokum sebagai Sekum PW NU Papua berdasarkan SK Revisi Pengurus Besar
Nahdlatul Ulama No.558.a/A.II.04/1/2011 tentang pengesahan PWNU Papua Pergantian
Antar Waktu, masa khidmat 2011/2015, karena Sekum sebelumnya sdr. Rifai Darus,SH
telah menyatakan pengunduran diri, dan lebih memilih aktif di Partai Politik,
sebagai ketua biro ekonomi Pengurus Pusat Partai Demokrat, yang telah diputuskan
bersama dalam rapat pimpinan PWNU Papua yang terdiri dari unsure Syuriah dan
Tanfiziah pada bulan desember lalu.
Mengenai konsulidasi internal PWNU Papua, Toni menegaskan, bahwa hal itu telah
dilakukan ke Kabupaten/Kota, seperti Merauke,Timika, Wamena, Boven digoel,
Asmat, Mappi, Nabire, Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Pegunungan Bintang, dan
sudah direncanakan ke daerah-daerah lainnya.
Dikatakan pula bahwa PWNU Papua terlibat aktif dengan lembaga-lembaga gereja dan
tokokh lintas agama untuk membangun Papua sebagai tanah damai, terakhir hanya
ormas islam NU Papua yang terlibat bersama tokoh-tokoh agama Kristen Protestan,
Khatolik, Hindu dan Budha ( Tokoh Lintas Agama ) mengikuti perayaan Hari Damai
Tanah Papua, tanggal 5 februari 2011 yang dipusatkan di Kabupaten Merauke.
Mengenai pernyataan tentang transparansi dana bantuan kelembagaan agama, dirinya
menegaskan, bahwa pengurus PWNU Papua periode 2010-2015 telah melakukan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku, dan apabila ingin mengetahuinya silakan dating ke
secretariat PWNU, sementara bantuan Pemprov periode sebelumnya LPJnya sudah
dipertanggungjawabkan oleh pengurus sebelumnya dalam konferensi wilayah PWNU
pengurus sebelumnya.
“Saya menghimbau kepada seluruh Nahdliyin dan masyarakat umum di tanah Papua
untuk tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan organisasi
NU,” tegas Ketua Umum PW NU Provinis Papua, DR. H Toni Wanggai.Yomo

Related External Links

Leave a Reply

Menu
Live Traffic Feed





Wajib Klik





Sponsor



online counterPhotoblogTop BlogsCheck PageRankPage Rank CheckerPersonal blogs

Ranking Internasional