Archive for October, 2011
Menengok Bandung Dari Dekat
Bandung-Cakrawalaonlie, Bandung Minggu (16/10), City Tour dimulai dari sebuah hotel yang letaknya di belakang GOR di kawasan Cikutra, Untuk menuju tempat kumpul yang telah ditentukan dan supaya tidak tersesat kami berempat Untung Riadi, Febi, Dian dan Lila ditemani oleh kang Ichsan yang juga anggota icmi jawa barat , ada beberapa pilihan alat transportasi untuk menuju ke pusat kota, menggunakan taxi , ojeg dan angkutan umum, setelah berembug kami memilih naik angkutan umum saja ,selain murah kami juga dapat melihat jalan yang dilalui, Ini adalah kali pertama penulis diajak jalan-jalan di kota Bandung walaupun sebenarnya sudah beberapa kali mengunjungi kota kembang ini untuk berbagai urusan keluarga. Continue reading “Menengok Bandung Dari Dekat” »
Dengan Gantolle Pinjaman Adhi Juara Pra PON di Bogor
Jakarta-Cakrawala Online, Jakarta, (19/10) Mendengar Nama Adhi Utomo sudah tidak asing lagi ditelinga para pecinta olah raga dirgantara di tanah air, terutama di era tahun delapan puluhan, awalnya sebelum bulan puasa yang lalu Adhi diajak oleh teman lamanya sesama atlit layang gantung atau Gantolle, untuk bergabung membantu sebagai wasit di ajang Pra PON ini, Continue reading “Dengan Gantolle Pinjaman Adhi Juara Pra PON di Bogor” »
Terminal Bayangan Muncul Di Pasar Induk
Banjarnegara -Cakrawala online, kesemrawutan nampak pada pasar induk banjarnegara,pedagang membuat lapak di trotoar yang semestinya buat pejalanan kaki,nampak dari sisi kanan kiri jalan di gunakan untuk para pedagan selain itu juga areal parkir nampak di bahu jalan hingga menyebabkan kemacetan di sepanjang jalan pasar. Continue reading “Terminal Bayangan Muncul Di Pasar Induk” »
Aktifitas Penambang Sungai Bahayakan Penambang Pasir
Banjarnegara-Cakrawala online, aktifitas penambang pasir di desa petir kecamatan purwonegoro ternyata kurang dari 100 meter dari jembatan penghubung antar jalan desa,akibatnya penyangga jembatan yang menghubungkan dukuh belang dengan dukuh kebarongan rusak,hal ini diduga akibat penambangan pasir yang berada di bawahnya sehingga sungai semakin dalam dan pondasi jembatan sudah menggantung,jika hal ini dibiarkan niscaya tidak menutup kemungkinan jembatan akan ambruk. Continue reading “Aktifitas Penambang Sungai Bahayakan Penambang Pasir” »
Lahan Produktif Beralih Fungsi
Banjarnegara-Cakrawala online, lahan pertanian dan lahan produktif di kabupaten banjarnegara telah banyak yang berubah fungsi,dari mulai perumahan pemukiman,hingga ruko.areal persawahan di desa gemuruh kecamatan bawang yang sebelumnya merupakan lahan pertanian dan ditanami padi sekarang telah berubah menjadi bangunan permanen menjadi perumahan penduduk, Continue reading “Lahan Produktif Beralih Fungsi” »
Masfuri: “Hisham, Nama Asli Umar Petek”
Pemalang-cakrawalaonline, Menurut Mantan Guru Agama Umar Patek (tersangka teroris Bom Bali I) saat di SMA Muhammadiyah I Pemalang, Masfuri S.ag, Umar Patek dikenal sebagai siswa yang cerdas. “Tapi memang dia itu Pendiam…,” Ucap Pria yang juga menjabat Kepala KUA Kecamatan Taman. Continue reading “Masfuri: “Hisham, Nama Asli Umar Petek”” »
Banjarnegara di Malam Hari
Banjarnegara-Cakrawala online, kabupten banjarnegara merupakan kabupaten yang dikelilingi pegunungan,karena jika kita menuju ke utara juga kita akan menemui pegunungan yang padat penduduk,jika keselatanpun kita akan dipertemukan dengan pegunungan,meski demikian bukan berarti kota banjarnegara berhawa dingin namun di banjarnegara juga berhawa panas. Continue reading “Banjarnegara di Malam Hari” »
pesawat Bangau Air Mendarat Darurat, Tiga Tewas
MAROS, Cakrawala Online — Pesawat Bangau Air Boeing 737-900 dengan nomor penerbangan 756 terpaksa mendarat darurat di ujung Runway Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Terjadi masalah pada mesin bagian kiri pesawat sehingga mengeluarkan asap dan terbakar, Senin, 24 Oktober.
Ini bukan kejadian sebenarnya, tetapi simulasi Latihan Penanggulangan Gawat Darurat dan Aviation Security Exercise di Runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dalam simulasi ini, pilot menginformasikan kepada penumpang bahwa mereka sudah berada di atas Bandara Sultan Hasanuddin. Termasuk menginformasikan kondisi cuaca dan angin. Beberapa menit kemudian, pilot kembali melaporkan, kondisi pesawat dalam keadaan tidak normal dan mesin bagian kiri mengeluarkan asap.
Setelah melakukan koordinasi dan komunikasi kepada semua pihak terkait, seperti Makassar Air Traffic Control (MATC), Otoritas Bandara, Angkasa Pura, dan pihak terkait lainnya pesawat yang mengangkut 124 penumpang dari Singapura ini akhirnya mendarat darurat. Pilot tidak dapat mengendalikan pesawat akibat kepulan asap hitam dari mesin yang menghalangi pandangan, sehingga pendaratan pesawat tidak berada persis di tengah runway. Sementara kobaran api di mesin makin membesar dan ledakan pun terjadi.
Saat mendarat di ujung landasan runway 13 terlihat para pramugari berusaha mengeluarkan penumpang melalui pintu darurat. Dan pesawat yang terbuat dari kayu dan tripleks yang dirancang untuk mendarat darurat pun terbakar dan meledak di runway 13.
Saat penumpang dikeluarkan dari pintu darurat, semuanya panik, histeris dan berlarian mencari saudara, anak, suami, istri, dan rekan-rekannya. Tampak ada penumpang yang shock, seolah tidak menerima keadaan ini.
Sementara petugas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan-Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dengan empat unit armada Pemadam Kebakaran Bandara bersiaga di jalur akses runway ini berupaya memadamkan kobaran api. Empat unit ambulans dan mobil jenazah dari tim paramedis dari Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan (Sulsel), Badan Search and Rescue (SAR) Nasional (Basarnas) Sulsel, Kepolisian sektor (Polsek) KP3 Bandara, Koramil, dan Lanud Hasanuddin.
Tak hanya itu tenda darurat bagi para korban mulai dibangun. Sedikitnya empat tenda darurat yang disiapkan, tiga bagi penumpang yang mengalami luka ringan, sedang dan berat, dan satu tenda diperuntukkan bagi korban yang tewas dalam insiden tersebut.
Posko Airlines bagi keluarga pun juga sudah tampak disiapkan dan sudah dipadati sanak saudara para penumpang. Para keluarga yang mendengar informasi tersebut segera mendatangi Airlines. Mereka tampak berusaha mencari tahu keadaan keluarganya, selamat atau tidak. Bahkan, ada sebagian yang berusaha menerobos masuk ke lokasi kejadian untuk memastikan keluarganya jadi korban atau tidak. Aparat keamanan terpaksa melumpuhkan aksi nekat keluarga korban tersebut.
Suara sirine ambulans yang hilir mudik melarikan ratusan korban ini ke rumah sakit menambah dramatis simulasi. Ratusan undangan dari unsur militer dan sipil menyaksikan simulasi ini.
Dalam kecelakaan ini, tiga penumpang dinyatakan meninggal dunia, 14 luka berat, 42 luka ringan dan 56 yang tidak mengalami luka, namun tampak trauma. Sementara awak pesawat dikabarkan hanya mengalami luka ringan.
Manager PT Angkasa Pura I, Rachman Syafrie mengatakan simulasi ini bertujuan untuk memantapkan dan meningkatkan sistem keamanan dan keselamatan dalam Penanggulangan Gawat Darurat Penerbangan (PGDP) dan aviation security exercise di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.
“Juga untuk menguji kehandalan fasilitas petugas PKP-PK dan fungsi komando, komunikasi dan koordinasi antar unsur terkait dalam PGDP dan Penanggulangan Gangguan Keamanan (PGK),” katanya.
Tak hanya itu, kata dia, simulasi yang telah digelar 64 kali ini bertujuan untuk menguji Standar Operasi Prosedur dari Airport Emergency Plan (AEP) dan Airport Security Plan (ASP). Standar itu wajib dimiliki bandara. “Jumlah personel yang dilibatkan secara keseluruhan 1.200 orang dengan persiapan satu bulan,” katanya. (andas)
Ratusan Rumah Diterjang Puting Beliung
POLEWALI, Cakrawala Online — Puluhan rumah porak-poranda dan ratusan lainnya mengalami kerusakan di Campalagian, Polewali Mandar setelah diterjang angin puting beliung, Sabtu 22 Oktober.
Tercatat 79 rumah rusak berat dan 236 lainnya mengalami rusak ringan. Wilayah yang terkena puting beliung tersebar di Desa Lapeo, Parappe, Kenje, dan Kelurahan Pappang. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi mencapai miliaran rupiah.
Saat sebagian besar warga mulai lelap di tempat tidur, mereka dikejutkan angin kencang. Angin yang menggemuruh disertai petir dan kilat seolah saling menyambar, membuat mereka makin panik.
Bersamaan dengan itu, atap beberapa rumah terbongkar dan dindingnya berjatuhan. Tidak berselang lama, hujan mulai mengguyur menelan jeritan pilu mereka yang rumahnya porak-poranda.
Seorang warga Kampung Ba’batoa, Desa Lapeo, Basri, 41 tahun, yang rumahnya hampir terjungkal diterjang puting beliung, mengisahkan bahwa dirinya sedang nonton televisi dikejutkan gemuruh angin kencang.
Basri sangat merasakan rumahnya bergetar dan terangkat, seakan terayun lalu miring dan terjungkal. Perabot rumah, seperti kursi, meja, lemari, televisiberjatuhan. Saat itu, tutur Basri, teriakan istrinya, Marlina, 32 tahun dan dua anaknya yang terbangun ketakutan hanya disahuti supaya berpegangan ke tiang karena rumah dalam keadaan miring.
“Rasanya seperti di atas perahu di tengah laut yang sedang dihantam ombak. Lantai rumah miring sampai 40 derajat,” urai Basri.
Setelah angin reda dan berganti guyuran hujan, Basri merasa agak lega. Tapi, istri dan kedua anaknya tetap ketakutan karena rumah panggung yang mereka tempati dalam keadaan miring.
Sebagian besar tiangnya terangkat sekira 2-3 meter dari permukaan tanah. Atap dan dindingnya terbongkar dan lantai papan berjatuhan bersama perabot rumah. Tetangganya, Kaco tidak kalah parah. Seluruh atapnya diterbangkan angin.
Yang menyedihkan, jelas Marlina, istri Kaco baru saja melahirkan. Anaknya yang masih bayi baru berusia 10 hari. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana paniknya kedua orang tua bayi itu saat kejadian.
Kepala Desa Lapeo, Abdul Rahim mengaku sangat prihatin atas bencana yang menimpa warganya. Dari 97 rumah yang menjadi korban, 29 di antaranya rusak berat, termasuk rumah Basri dan Kaco.
Kepala Desa Kenje, Sudin menyebut 66 rumah di wilayahnya iktu menjadi korban. Sebanyak 18 di antaranya porak-poranda dan 48 rusak ringan. Lurah Pappang, Andi Bahar menyebut wilayahnya terjadi korban paling banyak, yaitu 31 rumah rusak berat dan 101 rusak ringan.
“Perkiraan sementara kerugian materi tidak kurang Rp700 Juta,” jelasnya.
Wakil Bupati Polman, Nadjamuddin Ibrahim meninjau lokasi kejadian dan memberi petunjuk kepada camat serta para kepala desa setempat serta aparatnya. Dia meminta korban segera didata untuk diketahui kebutuhan mereka.
Sabtu sore, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Trasmigrasi, langsung menyerahkan bantuan awal kepada para korban berupa bahan makanan, alat-alat dapur, dan pakaian.(andas)
Guru Honorarium Dipecat karena Facebook
PAREPARE,Cakrawala Online — Pertemanan di dunia maya memang tidak semuanya membawa keuntungan. Maraknya tindakan kriminal yang berawal dari situs pertemanan di facebook seperti yang diberitakan sejumlah media massa contohnya.
Lowongan Wartawan untuk media cetak/online, langsung ditempatkan kabupaten/kota di seluruh Indonesia 



