Gadis Dibawah Umur Jadi Korban Pencabulan
Banjarnegara: Cakrawala online-berawal dari undangan pengajian ditempat hajatan tetangga,eka wahyuningrum(12) gadis kecil kelas lima SD ini hampir membuat dirinya menjadi korban nafsu biadab sugeng(40)warga dukuh winong desa karanganyar Rt 02 Rw 04 kecamatan purwonegoro kabupaten banjarnegara,kejadian ini bermula ketika eka yang diundang ngisi pengajian,karena korban juga aktif di TPQ,korban bermula dijemput oleh pak ratam pukul 18 wib,sebenarnya orang tua korban yakni murni sudah melarang karena kegiatan malam hari,namun ratam berusaha meyakinkan orang tua korban sehingga mengijinkan namun dengan syarat harus di antar pulang,akhirnya ratam menyanggupi mengantar eka jika pengajian telah usai,namun karena ada suatu hal sehingga ratam yang semula menjemput eka tidak bisa mengantar eka pulang padahal waktu sudah larut malam yakni sekitar pukul 23.00,akhirnya ratam meminta tolong sugeng untuk mengantarkan korban pulang,namun sesampainya di jalan sepi tepatnya di dekat jembatan pelaku berhenti dengan alasan mau kencing.
Setelah itu sugeng bukan terus mengantar pulang malah menanyakan sudah menstruasi apa belum,juga menanykan kepada eka sudah pernah di cium cowok apa belum,dan sambil memegang tangan eka,pelaku juga mencium pipi kanan juga pipi kiri eka,selain itu pelaku juga meremas-remas payudara eka,spntan korban menjerit dan lari pulang kerumah.
Kejadian yang menimpa korban terjadi pada hari rabu 7 september 2011 sekitar pukul 23.30,akibat kejadian ini korban mengalami trauma,meski korban berhasil melarikan diri namun jilbab yang dikenakan korban sempat robek akibat tarikan kuat oleh tangan sugeng,sesampainya dirumah korban terus menangis,saat ditanya orangtuanya korban mengatakan,aku baru diambungi bapake aris(sugeng si pelaku)saat itu juga ibu korban mendatangi rumah pelaku,namun pada saat ditanya sugeng mengelak bahkan mengaku disaat kencing hanya kesenggol saja.
Kemudian pada pukul 01 dini hari ibu korabn melapor kejdian ini ke polsek purwonegaro,saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak yang berwajib guna mempertanggungjawabkan perbuatanya.
Namun pelaku sempat berusaha melarikan diri ke temanggung selama tiga hari,berkat bantuan istri pelaku akhirnya pelaku berhasil di jemput pihak keluarga kemudian akhirnya di serahkan kepada pihak yang berwajib,ironisnya pelaku adalah suami guru ngaji eka,dia juga merupakan tokoh agama bahkan keseharianya menjadi imam masjid,bahkan saat ini sedang membangun masjid di sekitar rumahnya.
Sementara agus/nono salah satu pihak keluarga meminta kepada penegak hukum untuk memproses secara hukum yang berlaku mengingat korban menjadi trauma berkepanjangan,beban mental yang luar biasa juga rasa ketakutan yang tinggi terhadap orang yang lebih dewasa,sementara pihaknya juga mendesak kepada kejaksaan negri banjarnegara untuk segera memproses pelaku karena menurutnya berkas dari polres sudah P21 atau sudah lengkap,dirinya juga siap menghadirkan saksi-saksi dipersidangan nanti,ujarnya kepada cakrawala.
Tulisan Populer
- Air Suci Sendang Kamulyan Dipercaya Membawa Berkah
- 17 Kepala Desa Dilantik
- Setahun Jalan Longsor Dibiarkan
- RATUSAN WARGA DUSUN KRINJING TERISOLIR
- Lembaga Wartawan Indonesia (LWI) Gelar Baksos
Lowongan Wartawan untuk media cetak/online, langsung ditempatkan kabupaten/kota di seluruh Indonesia 



