105 KK TERISOLIR AKIBAT LONGSOR
BANJARNEGARA : Cakrawalaonloine-longsor kembali terjadi di desa talunamba dukuh prangkokan Rt02/03 kecamatan madukara,longsor terjadi dua kali yakni tagl 25 desember 2010 namun baru retak-retak,kemudian longsor kedua sudah memutuskan jalan desa tersebut,padahal jalan tersebut merupakan akses satu-satunya yang menghubungkan ke kota kecamatan.
Selain memutuskan jalan desa juga mengancam puluhan rumah di sekitarnya,bahkan jarak rumah dengan longsoran hanya sekitar 20 Cm,sehingga sebagian warga terpaksa di ungsikan ke tempat sanak famili,skibat putusnya jalan tersebut roda perekonomian di dukuh tersebut lumpuh total,jalan tersebut hanya bisa di lalaui oleh pejalan kaki,sementara kendaraan yang dudah terjebak didukuh tersebut praktis tidak bisa turun,bahkan tiga unik mobil bak terbuka juga terjebak dibawah sehingga tidak bisa pulang hingga jalan tersebut diperbaiki,padahal untuk memeperbaiki jalan tersebut dibutuhkan waktu lebih dari tiga bulan,bahkan pemerintah berencana membuat jembatan guna mengganti jalan yang tidak kali ini aja longsor.
Sementara rumah yang terancam longsor yakni milik mugiono dan kusmedi yang tepat berada di bibir longsoran,hingga keduanya terpaksa diungsikan,sementara kepala dusun prangkokan medi menjelaskan,ada 105 KK dengan jumalah warga sekitar 300 saat ini tersisolir akibat longsoran dan jalan putus,sehingga warga yang mata pencaharian petani praktis tidak bisa menjual hasil bumi karena tidak bisanya kendaraan membawa hasil bumi,kalaupun bisa terpaksa sistim langsir,tentu jika ini dilakukan akan menambah cos pembiayaan transprtsai,medi juga berharapa banyak kepada pemerintah untuk segera membangun kembali jalan yang rusak saat ini.(kris)
Tulisan Populer
- JEMBATAN PUTUS,RATUSAN WARGA TERISOLIR
- Realisasi Kegiatan Fisik Baru Mencapai 83,18 Persen
- 60 PERSEN DAERAH DI KABUPATEN BANJARNEGARA RAWAN BENCANA
- BANJARNEGARA MINIM TEMPAT WISATA
- LWI BANTU WARGA MISKIN
Lowongan Wartawan untuk media cetak/online, langsung ditempatkan kabupaten/kota di seluruh Indonesia 



