Banyak Penonton Pawai Kecopetan
Pemalang-cakrawalaonline, Kamis (26/1) kemarin, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pemalang selaku Leading Sector kegiatan, menggelar Pawai Budaya Rakyat bertajuk “Pemalang Tempo Doeloe”. Karnaval yang menampilkan berbagai macam kesenian tersebut mulai bergerak dari Sirandu sekitar pukul 13.31 WIB. menuju Alun-alun kota dimana Panggung kehormatan berdiri.
Sesampainya di Alun-alun, Bupati Pemalang, H. Djunaedi SH.MM. mendampingi Staf Ahli Bidang Budaya Propinsi Jawa Tengah, Budi Wibowo Msi. yang mewakili Gubernur Jateng, H. Bibit Waluyo yang berhalangan hadir, memukul gong sebanyak Tiga kali sebagai tanda dimulainya Atraksi Seni budaya asli Pemalang. Satu demi Satu Perwakilan dari masing-masing Kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang unjuk kebolehan. Namun yang sempat menyita perhatian Penonton yang memadati alun-alun, adanya sejumlah kesenian dari lain daerah di luar Pemalang,seperti : Lenger (Purbalingga), Calung (Banyumas), Topeng Ireng
(Magelang), Barongan (Blora), Ndolalah (Purworejo), Reog (Karang Anyar), Topeng Engger (Tegal), dan Buroq (Brebes). Ketika ditanyakan kenapa ada budaya lain daerah yang ikut dalam Pawai Budaya Rakyat Pemalang Tempo Doeloe,apa karena sebelumnya Gubernur Bibit Waluyo berencana akan datang, Kepala Disbudpar. setempat, Drs. Sultanto melalui Sekretaris Disbudpar, Bejo Suwarno SIP. mengatakan bahwa hal itu dilakukan sebagai sarana partisipasi SKPD yang ada di Pemkab. Pemalang. “Bukan karena itu (rencana Kedatangan Gubernur Jateng -Pen.), tapi karena semua kecamatan sudah menampilkan kesenian rakyat asli Pemalang, maka semua SKPD yang memang ingin menyemarakan Pawai Budaya, berinisiatif mengikutsertakan kesenian Jawa Tengah meskipun diluar Pemalang…,” Bantahnya. Di sisi lain, acara yang berakhir pukul 16.16 WIB. itu dinodai oleh ulah Pencopet dengan memanfaatkan situasi berjubelnya masyarakat yang tengah asyik menyaksikan Pawai Budaya Pemalang tempo doeloe
di Alun-alun tersebut. Wahid salah satunya, warga Jalan Brigjen Katamso Kelurahan Pelutan ini mengaku kehilangan dompet. “Saya Kecopetan mas, dompet saya hilang padahal semua surat-surat penting ada didalamnya…,” Ujarnya pada cakrawalaonline. Saat cakrawalaonline menanyakan apa ada uang dalam dompet, tanpa menyebut jumlah,Wahid mengaku memang ada uang di dalam dompetnya. “Saya mau melapor dulu mas…,” Ucapnya sambil bergegas pergi. “Ternyata banyak yang kecopetan…,” Ungkap Wahid pada cakrawalaonline seusai melapor pada petugas. (Reporter : Slamet SBL)
Tulisan Populer
- 3 Jama’ah Haji Meninggal Di Tanah Suci
- Pejabat Imigrasi Pemalang Berbohong
- AKTE KELAHIRAN BAYI 0-60 HARI MASIH GRATIS..
- PASANGAN DJUNAEDI-AGUNG UNGGUL..
- SATPOL CABUTI GAMBAR PARA CABUP...
Lowongan Wartawan untuk media cetak/online, langsung ditempatkan kabupaten/kota di seluruh Indonesia 



