Pengangkatan Guru Kontrak Tidak Transparan
Permasalah guru kontarak dari tahun ketahu tidak tidak ada penyelesai yang sangat diharap para pelamar guru kontrak , kecurang semakin nanpak jelas di dinas yang bersangkutan, selalu ada saja,permasalahan yang timbul dan tengelam di tubuh dinas pendidikan ketapang , dan meninggal kesan buruk dimata masyarakat ketapang
Ketapang-Ccakrawalaonline, Pengakatan tenaga pengajar kependidikan kontrak (guru kontrak) yang dilakukan oleh Pemkab Ketapang melalui
Dinas Pendidikan menyisakan permasalahan dan pertanyaan besar di sebagian
masyarakat.
Pasalnya, dalam pengangkatan tersebut, diduga tidak memenuhi unsur transparasi dan akuntabilitas publik bahkan mengarah pada tindak KKK. Bukan rahasia umum lagi, bahwa untuk meloloskan
seseorang menjadi guru kontrak, yang bersangkutan atau keluarganya harus
mengeluarkan biaya dengan jumlah tertentu.
R. Abdillah dari LSM K3 Ketapang, menilai Pemkab Ketapang belum menjalankan Clean Government dan Good Government dalam rekrutmen tenaga kontrak tersebut.
“pada awalnya “katanya” Pemkab Ketapang akan merekrut guru kontrak hanya 300 orang saja, namun dalam perjalanannya membengkak menjadi 500 orang lebih. Tentu saja ini menjadi pertanyaan penting, apa yang menjadi pertimbangannya, sehingga ada penambahan ‘kouta” guru kontrak tersebut. apakah karena banyaknya titipan pejabat tertentu atau adanya permainan duit dalam hal ini, “ ujar Abdillah lagi
Menurut Pejabat Dinas Pendidikan yang tidak mau disebutkan namanya, banyak oknum DPRD Ketapang mendatangi Kepala Dinas dan pejabat-pejabat lainnya, melakukan lobi bahkan tekanan agar bisa meluluskan
keluarga atau kerabatnya dalam rekkutmen guru kontrak tersebut.
“ Jadi wajar saja, jika pada awalnya yang dicari hanya 300 orang, ujung-ujungnya membengkak menjadi 500 orang,” ujar pejabat tersebut dengan senyum simpul.
Sementara itu, Nemi (29 th) yang telah 4 tahun menjadi seorang guru kontrak BOS, di salah satu SDN Kec. Muara Pawan Ketapang terpaksa harus mengubur harapannya untuk menjadi guru kontrak. Menurut Nemi, ia pernah di tawari seseorang untuk memakai jalur “orang dalam” agar lulus dalam tes guru kontrak. Konsekwensinya, ia harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Namun karena dia dan keluargannya tidak dapat menyediakan dana yang dipinta tersebut, akhirnya ia harus menerima kenyataan tidak lulus dalam tes guru kontrak tahun 2012 ini (sam)
Tulisan Populer
- DEKRANSDA KAB.KETAPANG IKUT PAMERAN KERAJINAN UNGGULAN DAERAH
- Sosial Kontrol Masyarakat dan LSM Membantu Kinerja Dinas PU Kota Pontianak
- Porseni Resmi di Buka Bupati
- Iskandar : Tindak Tegas si Pelaku Penganiayaan
- Warga Sekitar Pabrik Resah, di Duga Akibat Pencemaran Lingkungan PT. SA
Lowongan Wartawan untuk media cetak/online, langsung ditempatkan kabupaten/kota di seluruh Indonesia 



