Sidang Sinode GKI Setanah Papua resmi dibuka di Raja Ampat

Sidang Sinode GKI Setanah Papua resmi dibuka di Raja Ampat

Waisai, Cakrawalaonline – Agenda kerja Sinode GKI (Gereja Kristen Injili) Se – Tanah Papua dalam rangka sidang Sinode ke XVII, resmi dibuka di Waisai – Raja Ampat, Sabtu, 11 Maret 2017.

Diawali dengan penyalaan obor keliling dari pulau Saonek menuju Kota Waisai, sebagai seremoni pembukaan acara Sinode GKI Se- Tanah Papua Ke – XVII, dimana dirangkai sekaligus peresmian gedung Gereja Alfa dan Omega Waisai, sebagai tempat penyelenggaraan Sidang Sinode.

Hadir di dalam acara pembukaan yakni Ketua Sinode GKI di Tanah Papua Pdt Albert Yoku STh, Gubernur Papua Lukas Enembe, Plt Gubernur Papua Barat Subowo, anggota DPR RI Michael Wattimena, Gubernur terpilih Papua Barat Dominggus Mandacan, Bupati Raja Ampat, Alfaris Umlati, SE, Wakil Bupati Raja Ampat Manuel Piter Urbinas, Kapolda Papua Barat, Pangdam Kasuari, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam khotbah pembukaannya, Ketua Sinode GKI Papua Pdt Albert Yoku, STh mengatakan, pemerintahan GKI merupakan pemerintahan Kristus sendiri, oleh karena itu kita harus hidup dan bertindak sesuai dengan hukum Kristus.

Tanpa mengikuti hukum Kristus, berarti Tuhan pasti marah dan mengutuk kita,sehingga sebagai warga pemerintahan Allah.Kita harus taat pada perintah Allah di dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai umat Allah antara kata dan perbuatan harus seimbang, sehingga jangan sampai lain di bibir tapi lain di perbuatan.

“Umat Allah harus satukan antara kata dan perbuatan, di dalam kehidupan beribadah,” tegas, Albert Yoku.

Acara sidang sinode GKI ini resmi dibuka ketua Umum PGI ( Persatuan Gereja – Gereja Di Indonesia, Pdt. Dr. Henriette T. Hutabarat – Lebang. (Dm/hp)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan