Terancam Penjara 12 Tahun, Bubuti “Rambut Bawah”Karena Diputus Cinta

Terancam Penjara 12 Tahun, Bubuti “Rambut Bawah”Karena Diputus Cinta


Solo – Patah hati membuat seorang pria bernama DM alias Zaky (25) nekat melakukan segala cara. Warga Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo ini menganiaya mantan kekasihnya mulai dari menendang hingga mencabut bulu kemaluan RMA (22).Hubungan asmara keduanya sudah berjalan sekitar 8 bulan. Namun karena DM merupakan seorang pengangguran, RMA pun merasa malu dan memutuskan hubungan secara sepihak melalui pesan singkat.

“Jadi motifnya sakit hati,” kata Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi kepada wartawan, Rabu (26/4/2017).

Tak terima diputusi, DM akhirnya menyusun rencana untuk menyakiti RMA. Dia membuat akun Facebook palsu bernama Zaky dan berkenalan dengan mantan kekasihnya. Seiring berjalannya waktu, RMA akhirnya masuk ke dalam perangkap.

Zaky pun mengajak RMA untuk ketemuan di sebuah hotel melati pada Rabu (19/4) lalu. Untuk memuluskan rencananya, pelaku meminta tolong temannya bernama Bayu untuk menjemput korban. Setelah dijemput, korban dibawa ke Hotel Karya Indah di Kawasan Gilingan, Banjarsari, Solo dengan kondisi mata ditutup.

“Korban ini diiming-imingi akan diberi surprise, sehingga korban mau ditutup matanya,” ujar Agus.

Setibanya di kamar, RMA kaget kalau ternyata pria bernama Zaky adalah mantan pacarnya. Pelaku yang sudah punya dendam kesumat langsung menganiaya korban dengan memukul bagian muka, ditendang hingga dicabut rambut kemaluannya.

“Korban berteriak sehingga mengundang perhatian warga sekitar dan pelaku kabur,” jelasnya.

Usai mengalami tindakan sadis, korban dilarikan ke rumah sakit. Mendengar kabar itu, polisi bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Melalui CCTV Hotel, pelaku berhasil dikenali dan polisi langsung mendatangi rumahnya.

“Kami meminta tolong keluarga, agar pelaku menyerahkan diri. Selang sehari, korban mendatangi Polresta Solo untuk mengakui perbuatannya,” tutur perwira menengah ini.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, pelaku nekat melakukan tindakan sadis tersebut lantaran sakit hati diputus sepihak oleh korban. Padahal, pelaku masih berusaha untuk mencari pekerjaan untuk menikahinya.

“Saya dendam diputus,” singkat Dwi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tetang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Dodok

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan