HERI YULIANTO INGIN WARGA NGLORO MAJU

HERI YULIANTO INGIN WARGA NGLORO MAJU


Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline, Kades Ngloro, Hery Yulianto ingin warganya bersama pemerintah lebih maju. Hal ini mengenai pembangunan fisik dan non fisik, ini adalah sikap seorang sosok pemimpin yang dikenal oleh semua lapisan masyarakat, yang dimulai dari desanya hingga desa atau daerah lain karena sikapnya yang mempunyai jiwa sosial dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Di samping itu juga cakap, trampil, cerdas dan santun dalam bertutur kata kepada siapapun, bahkan selalu transparan dalam menyelesaikan tugas yang tersampir di pundaknya dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab.
            Sosok pemimpin itu dia adalanya “Heri Yulianto” Kepala Desa Ngloro kelahiran GunungKidul 02 Juli 1980 dari warga Padukuhan Ngloro RT 04 RW 01 Ngloro, Saptosari dalam menjalankan roda pemerintahan desa sejak dilantik pada tanggal 27 November 2013 telah menunjukkan bukti pengabdiannya kepada masyarakat Desa Ngloro yang terdiri dari 6 Padukuhan 27 Rukun Tetangga (RT) dapat dipertanggungjawabkan.

            Pak Heri begitu sapaan akrabnya suami dari Judaltinah dan bapak 2 anak ini dikenal sangat dekat dengan masyarakat, meskipun mempunyai perbedaan latar belakang kehidupan yang tidak sama. Namun semua dirangkulnya, seperti kerabatnya sendiri. Sikap golong gilig yang selalu diterapkan oleh Kades Ngloro penyuka warna orange banyak membawa pengaruh besar bagi desa yang kini dipimpinnya.

Mengenai upaya yang dilakukan untuk memajukan dusunnya dengan melalui berbagai sumber yang ada, diantaranya dengan melalui seni budaya sebagai tinggalan dari para leluhur. Seperti: Jathilan, Reog, Kethoprak, dan kesenian tradisional lainnya melalui gelar budaya se Desa Ngloro dengan mengalokasikan dana APBDes. Cara inilah akan menghantarkan masyarakatmenjadi maju, makmur, sejahtera. Apalagi Desa Ngloro yang mayoritas warga masyarakatnya sebagai petani sehingga setiap musim panen atau bersih dusun akan rutin menyelenggarakan kegiatan secara kebersamaan.

            Mengenai bidang pembangunan melalui Dana Desa untuk pengerasan jalan, jambanisasi, pemberdayaan masyarakat dan sebagainya. Sedangkan Anggaran Dana Desa untuk renovasi kantor desa melengkapi sarana dan prasarana kantor desa. Mulai bidang pembangunan selalu melibatkan fungsi lembaga desa yang ada melalui hasil Musrenbang dan Musdus seperti yang teruang dalam UU Desa No.6 Tahun 2014 dengan mengacu pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai jati diri Bangsa Indonesia. Ungkapnya saat ditemui di rumahnya Padukuhan Ngloro RT 04 RW 01 Desa Ngloro, Saptosari, Gunungkidul, DIY.

Sebagai bukti bahwa kades Ngloro memberi pelayanan baik kepada warganya yaitu kini sudah membangun JUT atau Jalan Usaha Tani diwilayahnya sepanjang 717 meter dengan lebar 6 meter selesai 2 bulan kerja. Target 3 bulan rampung di bulan Agustus 2017. Kini pengeprasan selesai langsung dicorblok semen. Perkerasan itu dimaksudkan agar dapat digunakan dengan lancar semua kendaraan yang lewat termasuk mobil dan truk. (Sab)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan