PADUKUHAN KRAMBIL LOMBA TINGKAT KECAMATAN

PADUKUHAN KRAMBIL LOMBA TINGKAT KECAMATAN


Biro DIY. Gunungkidul – Cakrawalaonline, Desa Girisekar kecamatan Panggang, hari Senin 7 Agustus 2017 menggelar Lomba Padukuhan tingkat kecamatan. Dengan menampilkan padukuhan Krambil desa Girisekar akan lebih serius dengan penampilan semua potensi yang ada di suatu wilayah padukuhan Krambil. Demikian diutarakan Sutarpan SIP mantan DPRD Gunungkidul yang menjabat kepala desa Girisekar ditemui wartawan di kantornya.
Dijelaskan bahwa dalam penampilan lomba Pengagungan ini diwakili oleh padukuhan Krambil merupakan dusun yang cukup berpotensi disemua sektor. Disini tentang pembangunan fisik dan non fisik cukup baik dalam perkembangannya. Rasa gotong royong dari warga masyarakat cukup baik, dan hubungan antar warga serta antar lembaga desa dan lembaga padukuhan serta PKK dan tokoh masyarakat cukup baik dan harmonis.

Hal itu terjadi selama ini sejak dipantau wartawan, maka wajar bila Padukuhan Krambil diangkat sebagai perwakilan desa dalam lomba Padukuhan di desa Girisekar kecamatan Panggang kabupaten Gunungkidul propinsi DIY tahun 2017 di bulan Agustus ini. Juga diakui bahwa wilayah desa Girisekar tidak mempunyai obyek wisata pantai. Tetapi punya obyek wisata Taman Pertapaan Bang Lampir. Juga obyek wisata Kyai Panjolo dan tempat-tempat wisata lain yang belum dibuka.

Penampilan lomba dari Padukuhan Krambil ini memang dilaksanakan secara maksimal. Karena menyambut lomba tingkat kabupaten Gunungkidul tahun 2018 di kecamatan Panggang dengan penampilan dari wilayah desa Girisekar. Dengan segala potensi yang ada dari desa Girisekar akan ditampilkan dalam lomba padukuhan maupun dalam lomba tingkat kabupaten nanti, baik tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten 2018.

Dua obyek wisata yang ada di desa Girisekar yaitu Pertapaan Bang Lampir dan obyek wisata Kyai Panjolo yang berada tepat di depan rumah kades Sutarpan SIP, belakangan ini obyek wisata Kyai Panjolo setiap hari Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon selalu banyak wisatawan berkunjung di obyek wisata itu. Dua obyek wisata di desa Girisekar ini memang jadi buruan para pejabat, mereka secara diam-diam berkunjung di obyek wisata tersebut.

Sutarpan SIP kades Girisekar mengungkapkan bahwa pengunjung obyek wisata di desa Girisekar memang banyak dari luar daerah. Mereka bermacam-macam niatnya, ada yang berdoa dan nyekar di obyek wisata spiritual itu. Sambil memohon kepada Tuhan agar semua niatnya berhasil. Memang banyak juga yang telah berhasil, namun tidak banyak yang dicatat orang. Karena ini prosesnya agak panjang, artinya tidak seketika, sehingga bertirakat di obyek wisata di desa Girisekar harus bersabar dan harus menghayati segala sesuatu harapannya itu. Demikian dikatakan salah seorang pengunjung yang tak mau disebut namanya dari luar daerah saat ditanya wartawan. (Sab)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan