SOSIALISASI YB2KI PEMBANGUNAN PESANTREN WIRAUSAHA

SOSIALISASI YB2KI PEMBANGUNAN PESANTREN WIRAUSAHA


Biro DIY, Bantul – Cakrawalaonline, Yayasan Bhinneka Bhakti Karya Insani (YB2KI) saat melakukan sosialisasi sekaligus syawalan di PKBM Bina Karya Ngelosari (7/07/2017) menyampaikan program pembangunan pesantren wirausaha dan pendirian musholla dikawasan sekitar Puncak Bucu. Program tersebut dicangkan ketika YB2KI melihat perkembangan yang pesat di wilayah Desa Srimulyo dengan dimulainya pembangunan kawasan Industri dan Pariwisata terpadu.
Selain itu, YB2KI memiliki visi dan misi yang sejalan dengan Pemerintah Desa Srimulyo yang mana menerapkan penataan kawasan industri yang terpusat dipuncak atau seputaran Puncak Bucu,  dan akan didirikan pesantren di wilayah selatan Desa Srimulyo.Maka dari itu, Pemerintah Desa Srimulyo bersama YB2KI menggagas program pembangunan pesantren yang berbasis wirausaha (enterpreneur).

Dijelaskan mengenai pesantren wirausaha, YB2KI menjelaskan tentang pengertian dari pesantren adalah suatu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan baik pendidikan formal maupun non formal. Konsep pembangunan pondok pesantren yang diusung ini sesuai dengan hadits nabi “Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang lahat” dan Al Qur’an surat Ar Ra’du ayat 11 yang berbunyi “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah pada suatu kaum  sehingga mereka mengubah yang ada pada diri mereka sendiri”.

Sedangkan konsep enterpreneurship disini dijelaskan dalam empat poin. Poin  pertama adalah mengenai istilah entrepreneur, sudah dikenal orang dalam sejarah ilmu ekonomi sebagai ilmu pengetahuan. Entrepreneur berarti orang yang memulai suatu usaha bisnis baru. Kedua ialah seorang entrepreneur berupaya memperbaiki sebuah unit keorganisasian melalui serangkaian perubahan produktif.

Ketiga, seorang entrepreneur berupaya untuk mereformasi atau merevolusionisasi pola produksi dengan jalan mengeksploitasi (menerapkan) sebuah penemuan baru. Sebuah kemungkinan teknikal yang belum pernah dicoba guna menghasilkan sebuah komoditi baru. Keempat adalah enterpreneur atau wirausaha merupakan kegiatan dengan mengacu pada bidang ekonomi yang bersifat aplikatif. Konsep pondok pesantren dan enterpreneur ini memunculkan gagasan pembangunan pondok pesantren berbasis kewirausahaan.

 YB2KI juga menjelaskan, pondok pesantren merupakan lembaga Islam tradisional, yang kelahirannya bukan saja terbatas pada bidang pendidikan, melainkan sebagai lembaga sosial keagamaan. Pondok Pesantren memiliki kelebihan dibandingkan dengan lembaga pendidikan formal lainnya. Karena merupakan satu-satunya lembaga pendidikan di Indonesia yang memahami manusia dalam urusan agama.

Pembangunan pondok pesantren yang berbasis kewirausahaan ini, juga memiliki tujuan selayaknya lembaga pendidikan lainnya. Tujuan dibangunnya pondok pesantren berbasis wirausaha tersebut secara umum adalah satu, membimbing anak didik (santri) untuk menjadi manusia yang berkepribadian Islam yang sanggup dengan ilmu agamanya menjadi mubaligh Islam dalam masyarakat sekitar melalui ilmu dan amalnya.

Tujuan yang kedua, sebagai wadah/media masyarakat modern dikawasan industri untuk memupuk dan mengembangkan keilmuan serta wawasan keagamaan. Berikutnya yakni tujuan ketiga adalah mempersiapkan para santri untuk menjadi orang alim dalam ilmu agama yang diajarkan oleh kyai yang bersangkutan serta mengamalkannya dalam masyarakat.

Sedangkan model pengajaran yang akan diterapkan adalah model pendidikan formal,model pendidikan non formal, dan model pembelajaran klasikal serta outing class (kelas lapangan). Model Pembelajaran formal ini mencakup materi Al Qur’an, Al Hadits, Bahasa Arab, Fiqih, Tauhid dan Tarikh.Sedangkan model pembelajaran non formal mencakup materi pelatihan soft skill dan aplikatif dimana siswa akan belajar tentang bidang ilmu pertanian, peternakan, olah raga, dan managerial. (Sab)

Gbr 05. Study Banding

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan