STUDI BANDING KELOMPOK KPKI PANDAN SARI

STUDI BANDING KELOMPOK KPKI PANDAN SARI


Biro DIY, Sleman – Cakrawalaonline, Kelompok Perempuan Kreatif dan Inofatif “Pandan Sari” Desa Srimulyo yang beralamatkan di Dusun Ngelosari, melakasanakan studi banding ke Kelompok Wanita Tani “SERUNI” Gamelan Sendang Tirto Berbah Sleman(12/07/2017). Studi banding yang dilaksanakan ke KWT Seruni ini diikuti oleh tujuh peserta, empat diantaranya merupakan anggota dan ketua KPKI Pandan Sari serta 3 orang perwakilan dari PKK Desa Srimulyo.
Studi banding yang dilaksanakan itu berkait dengan pengolahan potensi Pohon Pisang Utri yang terdiri dari pemanfaatan bonggol, daun, kulit buah, akar, dan buah pisang jadi produk baru yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Ditemui di ruangan PKK ketua KPKI “Pandan Sari” Desa Srimulyo Murjilah menuturkan, “Harga Pisang Utri di pasaran memang terbilang cukup rendah. Namun demikian, ternyata  Pohon Pisang Utri sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar untuk dimanfaatkan dan diolah untuk menaikkan nilai ekonomi.

Untuk menaikkan nilai jual, kita semata-mata tidak hanya langsung menjual buah pisang nya saja, melainkan kita perlu mengolahnya terlebih dahulu. Melalui studi banding ke KWT Seruni inilah, kami mencoba untuk mengetahui lebih jauh potensi, cara pengolahan Pohon Pisang Utri, sampai dengan pengemasan produk”. Lebih lanjut Murjilah juga mengakui jika dilihat dari pengelolaan menejemen, Kelompok Wanita Tani Seruni ini memang sudah cukup profesional.

Hal ini bisa dilihat dari segi menejemennya. KWT ini sudah memiliki tim marketing tersendiri untuk memasarkan produknya. KWT Seruni memasarkan produk-produknya  dengan cara  bekerjasama dengan toko oleh-oleh yang ada di Yogyakarta dan juga langsung bekerjasama dengan sopir-sopir bus pariwisata.

KWT yang juga berada di wilayah Kabupaten Sleman ini, telah melempar produk-produk unggulan nya dipasaran. Produk yang telah mereka lempar dipasaran yaitu berupa sirup dari bonggol pisang, krupuk bonggol pisang,krupuk kulit pisang, sirup daun pisang, sale pisang, abon, teh akar pisang dan tepung pisang dengan harga yang cukup terjangkau yaitu Rp.10.000,00. Murjilah menuturkan bahwa, “Pengolahan yang telah dilakukan KWT Seruni ini mulai pemanfaatan akar,bonggol,daun,kulit buah dan buah pisang nya bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi produk baru.

Seperti KWT Seruni yang telah mengolah nya menjadi krupuk bonggol pisang, sale pisang, abon, sirup daun pisang dan tepung pisang.Ide ini sangat kreatif.Selain itu,  marketing KWT tersebut sudah memasarkan produknya ke pasaran dengan kisaran harga rata-rata di angka Rp. 10.000,00”. Kesuksesan KWT Seruni ini telah menginspirasi KPKI Pandan Sari Ngelosari untuk mempelajari potensi Pohon Pisang Utri.

Murjilah berharap setelah dilakukannya studi banding ke KWT Seruni di Dusun Gamelan Sendang Tirto Berbah Sleman tersebut, Pemerintah Desa Srimulyo dapat memfasilitasi dengan diadakannya pelatihan potensi Pohon Pisang Utri bagi PKK dan KPKI Pandan Sari Ngelosari. Hal ini dibeberkan oleh Muryati dan Mita Ayu Kusuma di Desa Srimulyo Piyungan Bantul. (Sab)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan