Rahasia Memenangkan Pilkades. Strategi Politik dan Manajemen Keuangan dengan Kemungkinan 100% Jadi!!!

Rahasia Memenangkan Pilkades. Strategi Politik dan Manajemen Keuangan dengan Kemungkinan 100% Jadi!!!

Saat ini jabatan kades memang digilai banyak orang, disamping memiliki kewibawaan dan kekuasaan di desa, dana desa yang nilainya fantastik merupakan faktor yang menjadi lirikan. Maka berbagai carapun dilakukan untuk memperolehnya, baik dengan cara logis maupun tidak logis. Namun yang akan diangkat di sini adalah yang logis-logis saja.

Setiap calon yang maju didalam pemilihan kepala desa pasti berkeinginan kuat untuk memenangkannya. Untuk itu dibutuhkan strategi dalam melakoni laga demokrasi tersebut. Memang dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Dan modal keuangan saja tidak cukup tanpa memiliki modal strategi yang handal.

Dalam pelaksanaannya harus menggunakan manajemen yang benar dan terencana. Termasuk manajemen organisasi tim sukses maupun manajemen keuangannya.

Adapun strategi pemenangan yang digunakan adalah

1) Menentukan basis masa pendukung, merumuskan konsep kampanye dan juga cara menyususun program kerja yang ditawarkan kepada masyarakat.

2) Strategi ofensif dengan memberikan sejumlah imbalan kepada masyarakat yang menjadi targetnya atau masyarakat yang masih mengambang dan juga satrategi defensive dengan menjaga agar massa yang telah loyal pada pilihannya tetap memilihnya sampai hari H sebelum pemilihan

3) Pemberian uang dengan memberikan sejumlah uang dan barang dimana nilai dan jumlahnya lebih besar bila diabandingkan dengan pemberian yang dilakukan oleh rivalnya

4) Direct selling secara langsung mendekati Masyarakat yang menjadi targetnya atau masyarakat yang masih mengambang untuk mengenalkan visi, misi dan program kerja yang dibawa bapak-bapak calon (pilkades) .

Program kerja yang ditawarkan kepada masyarakat sesuai dengan keadaan desa dan memperhatikan kebutuhan masyarakat desa.

Oleh karena itu, saran dari Cakrawala yang dapat dilakukan adalah:

1) Bagi calon kepala desa selanjutnya agar tidak menggunakan kampanye hitam.

2) Bagi masyarakat agar partisipasi dalam memilih berasal dari hati bukan dari uang.

3) Bagi warga masyarakat desa agar Pilkades dapat dijadikan wadah sebagai pendidikan politik bersih.

Berikut ini adalah kisah lain dalam Pilkades.
Kesaksian Ena Rusyana calon Kepala Desa Bojonggedang Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Jabar, kades dana pas-pasan:

Membangun branding, banyak dolan atau main. Istilah kerennya blusukan. Saya ingat ketika masa kampanye pilkades, kan dijadwal keliling ke tiap kampung. Saya tidak pernah bikin acara kampanye resmi, tapi banyak ngobrol ke masyarakat saja, sowan, silaturahmi.

Waktu hari H-nya saya juga tidak mau diantar pake mobil ke tempat pemilihan. Lha, saya mau bawa yang saya punya saja: jadi saya naik motor ditemani oleh sahabat saya, Pa Opon. Tiba di tempat pemilihan saya paling pagi, calon yang satunya lagi belum hadir. Dan ketika calon yang satunya lagi datang, ciutlah hati saya, soalnya itu mah naik mobil dan dikawal. Hadeuh…aku mah tidak punya yang ngantar.

Tapi saya punya modal yang tidak bisa dikalahkan oleh siapapun. Apa tuh? DOA IBU SAYA. Itu saja yang saya andalkan. Saya yakin ibu saya adalah orang yang doanya selalu didengar dan dikabulkan oleh Allah. Jadi bila saya kalah artinya doa ibu saya tidak dikabul dan itu tetap yang terbaik buat saya.

Alhamdulillah, Menang, Euy!
Ceritanya pemilihan Kades dimulai. Saya tahu pendukung saya hanyalah rakyat biasa yang tidak bisa menunjukan kekuatannya kecuali di dalam kukumbung ketika memilih. Saya tahu calon yang satunya lagi didukung oleh tokoh-tokoh nomor satu di Desa Bojonggedang. Malah Kades yang baru berhenti pun diisukan mendukung calon yang itu. Ya ora dipikirin, biar saja, saya punya kekuatan doa ibu saya, kok. Urusannya sama Allah. Semua bisa memungkinkan kalau kita mempercayakan pada Allah.

Pemilihan Berlangsung. Usai. Saya Pulang. Nunggu penghitungan suara di rumah. Saya datangi ibu yang saat saya datang malah menangis. Saya tetap minta doanya untuk bisa menang. Lalu saya pun berdoa pada Allah: “ya Allah, kalau aku kalah dalam Pilkades kali ini, tentu hati ibuku akan terluka. Ya Allah bahagiakan hati ibuku dengan kemenanganku di Pilkades. Jangan Engkau lukai hati ibuku dengan kekalahanku. Amien” Saya berdoa pun sambil bercucuran air mata.

Berita itu datang: SAYA MENANG DENGAN SELISIH 44 SUARA. ALHMDULILLAH SAYA BISA MEMBAHAGIAKAN HATI IBUKU. DOANYA TERKABUL. DOAKU TERKABUL.

Demikianlah rahasia pemenangan Pilkades yang simpel dan mudah dilaksanakan. Selamat mengikuti Pilkades. Selamat Berkompetisi. Dan semoga menang. Ng

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan