Beredar di Sekolah Buku Pelajaran Berisi Yerusalem Ibu Kota Israel, Harus Segera Diselidiki

Beredar di Sekolah Buku Pelajaran Berisi Yerusalem Ibu Kota Israel, Harus Segera Diselidiki

Jakarta, Dalam situasi dunia sedang marah kepada pencetus pengalihan ibu kota Israel ke Yerusalem, di Indonesia malah sudah terbit buku pelajaran sekolah yang menyebutkan bahwa ibu kota Israel adalah Yerusalem.

Tentu saja hal ini membuat berang masyarakat, tak terkecuali dengan para petinggi partai di tanah air.

Termasuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepulauan Riau, pihaknya meminta pemerintah menyelidiki buku IPS yang diterbitkan PT Yudistira untuk kelas XI SD, karena di salah satu halamannya memuat ibu kota Israel adalah Yerusalem.

Sekretaris Fraksi Keadilan Sejahtera-PPP DPRD Kepri Suryani di Tanjungpinang, Selasa, menyatakan ada keanehan karena dalam waktu cepat Yudistira dapat memuat Israel dengan ibu kota Al Quds atau Yerusalem. “Padahal Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengklaim Israel beribu kota Yerusalem,” ujarnya.

Dari data yang diperolehnya, Suryani menduga buku IPS untuk kelas XI SD yang diterbitkan Yudistira itu sudah terencana. Artinya, buku itu dengan sengaja memuat Yerusalem ibu kota dari Israel, sedangkan ibu kota Palestina dikosongkan. “Ini harus diselidiki lebih mendalam karena melukai umat Islam di dunia yang sedang berjuang,” ucapnya.

Menurut dia, buku tersebut dapat memprovokasi umat Islam. Buku itu dapat memancing umat Islam marah. “Buku-buku seharusnya ditarik dari peredaran, tidak boleh menjadi buku mata ajaran,” katanya.

Ia juga mempertanyakan alasan dan motivasi Yudistira memuat ibu kota Israel adalah Yerusalem. Apalagi sikap Pemerintah Indonesia cukup jelas, menolak kebijakan Presiden AS menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

“Ketika Indonesia sedang berjuang agar AS tidak menjadikan Jerusalem sebagai ibu kota Israel, lantas kenapa ada buku yang terkesal menyetujui Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” katanya. Jamz-sumber:nasional republika

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan