Nggilani Aids Di Grobogan, 940 Orang Terkena. Siapa Saja….

Nggilani Aids Di Grobogan, 940 Orang Terkena. Siapa Saja….

Grobogan-Cakrawalaonline. Perkembangan kasus HIV dan AIDS di Indonesia masih menjadi persoalan yang besar dan menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun dengan provinsi tertinggi urutan pertama adalah Papua, Jawa Timur dan ketiga adalah DKI Jakarta.

Data Kementerian Kesehatan RI sampai dengan Juni 2014 menunjukkan secara kumulatif terdapat 55.623 kasus AIDS dan 142.961 kasus HIV positif dengan presentase pengidap pada usia 20-29 tahun (32%), usia 30-39 tahun (28.4%), dimana kasus penularan terbanyak terjadi pada heteroseksual (61.5%), pengguna jarum suntik atau penasun (15.2%), perinatal (2.7%) dan homoseksual (2.4%). Hingga tahun 2014, tercatat kematian karena HIV/AIDS sebanyak 9760 kasus.

Di seluruh dunia, data UNICEF menyatakan jumlah kematian HIV/AIDS di kalangan remaja meningkat hingga 50 persen antara tahun 2005 dan 2012 dan menunjukkan tren mengkhawatirkan.UNICEF menyebutkan, sekitar 71.000 remaja berusia antara 10 dan 19 tahun meninggal dunia karena virus HIV pada tahun 2005. Jumlah itu meningkat menjadi 110.000 jiwa pada tahun 2012.

UNICEF sendiri merekomendasikan investasi dana sebesar 5,5 miliar dolar AS pada tahun 2014 yang diharapkan dapat mencegah tertularnya dua juta remaja atas HIV pada tahun-tahun mendatang.Dari jumlah tersebut, kalangan remaja atau usia muda merupakan salah satu kelompok dengan porsi cukup besar dan rentan terhadap bahaya HIV/AIDS.

Untuk kab. Grobogan penderita hiv aids sebanyak 940 orang. ibarat gunung es yg sewaktu waktu bisa meledak, apabila para pihak tidak mensikapi kondisi tersebut.

Perhatian pemerintah Kabupaten Grobogan tentang penyakit menular HIV/AIDS terus diupayakan pencegahan dan penanggulangannya. Dengan melakukan penyuluhan penanggulangan Penyakit Menular Seksual (PMS) bagi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lokalisasi Gunungrejo (Gunung Butak – red) Dusun Teguhan Desa Depok Kecamatan Toroh, beberapa waktu lalu.

Pemda melalui DP3AKB Grobogan melakukan penyuluhan guna menangkal penyebaran virua HIV yang sekarang ini di Kabupaten Grobogan sekitar 940 penderita.

Sementara di lokalisasi tersebut 14 penderita. Sedang penyebaran penyakit menular (PMS) juga disebut infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang ditularkan dari orang melalui kontak seksual.
Kabid K3 DP3AKB Grobogan Budi Santoso, menuturkan, kegiatan tersebut dilakukan di Lokalisai bagi PSK guna menanggulangi penyegahan penyakit menular HIV/AIDS.

“Sasarannya pekerja sek komersial di lokalisasi Gunungrejo,” terangnya.

Dijelaskan Pemerintah Grobogan melalui DP3AKB, terus berpaya melakukan penanggulangan penyebaran dengan memberikan sosialisasi, pagi PSK.
Setiap PSK yang akan melayani tamunya bisa memproteksi diri dengan menyuruh tamunya untuk mengunakan alat kontrasepsi (kondom-red).

Dari data yang diinformasikan ada sebanyak 60 PSK yang berada dilokasi tersebut. Pihaknya secara rutin setiap hari Rabu, memberikan pelayanan kesehatan guna menimalisir penyebaran HIV/AIDS di lingkunagan tersebut.
“Pelayanan kesehatan rutin setiap hari rabu dari dinas kesehatan,” tambahnya.
Dengan melakukan penyuluhan kepada 60 Pekerja Seks Komersial itu diharapkan mampu untuk melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS. Dengan memberikan ketrampilan bagi pekerja yang ingin keluar dari pekerjaannya sebagai PSK.
“Salah satu program dari dinas DP3AKB yakni dengan memberikan penyuluhan, memberikan ketrampilan kalau ada kelompok yang mau keluar kita akan memberikan modal, tapi kita hati-hati karena mobolitas mereka tinggi,” imbuhnya.

Diharapkan para PSK nanti bisa mandiri keluar dari pekerjaanya dengan bekal ketrampilan yang dimilikinya, dengan penyuluhan tersebut bisa memberikan manfaat kepada semua pihak, agar masyarakat memahami dan akan lebih sadar tentang penyakit HIV/AIDS.
” Dengan melihat potensi, diharapkan mereka mandiri tidak menjadi pekerja seksual se umur hidup. Kita berharap mereka tidak terlalu lama di disini,” harapnya. Ansr-sumberlain

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan