Jatah Raskin Masih Diharapkan Warga Lamongan

Jatah Raskin Masih Diharapkan Warga Lamongan

Lamongan-Cakrawalaonline, Jatah raskin atau sekarang disebut rastra sudah 6 bulan tidak dibagikan di Lamongan. Beras sejahtera yang merupakan program pemerintah, adalah memang diperuntukkan bagi warga kurang mampu sudah 6 bulan ini tidak pernah dirasakan oleh warga yang berhak untuk menerimanya. Bagi warga yang miskin diwilayah desa kecamatan Karanggeneng Lamongan ini, beras sejahtera itu sesungguhnya dianggap sangat membantu sekali bagi warga miskin atau kurang mampu untuk bisa membeli beras itu.

Meskipun kwalitas berasnya tidak baik, dan rasanyapun tidak seperti beras pada lazimnya yang layak, tetapi tetap saja dibutuhkan karena harganya yang sangat murah per kg Rp 1500, sehingga warga tidak mampu ini bisa membelinya.

Sejak tidak diturunkannya jatah beras sejahtera, dan tanpa ada kabar alasan itu, diwilayah kecamatan Karanggeneng Lamongan ini warga yang kurang mampu ekonominya ini sangat bingung dan resah, karena penghasilan yang didapatkannya sehari hari tidak mencukupi untuk beli beras di pasaran umum. Kalaupun penghasilannya hanya difokuskan untuk beli beras saja dipasaran umum yang juga mahal harganya itu maka kebutuhan lainnya juga akan terbengkelai dan kacau.

Keresahan warga yang biasanya mendapat jatah beras sejahtera ini bisa dipahami, mengingat warga yang termasuk wong cilik ini hutangnya menjadi banyak karena terpaksa harus membeli beras dipasar dengan harga umum yang mahal demi kebutuhan makan keluarga.

Pengamatan kondisi sosial warga yang susah karena jatah beras sejahtera tidak diturunkan ini ada di desa Semperat, Sumberwudi, Glogok kecamatan Karanggeneng dan beberapa desa tetangga lainnya yang tidak dilaporkan disini di wilayah Lamongan.

Memahami keluhan warga tidak mampu yang tetap selalu berharap dan menunggu turunnya jatah beras sejahtera ini, Cakrawala pada hari selasa 16 januari 2018 menghubungi salah satu anggota DPRD Lamongan, yakni Saim dari fraksi PDI perjuangan, agar beliau bisa mengetahui dan memahami agar bisa memperjuangkan nasip warga tidak mampu atau wong cilik ini bisa kembali menerima jatah beras sehtera.

Saat itu pula anggota DPRD dari fraksi PDI perjuangan ini siap dan berjanji untuk berkoordinasi dengan bulog atau yang terkait. Tetapi sampai berita ini dibuat jatah beras sejahtera untuk warga kurang mampu itu sama sekali belum ada kabar, bahwa kapan bila beras sejahtera itu akan diturunkan atau dibagikan.

Pendapatpun akhirnya beragam di masyarakat. Ada yang berkesimpulan bahwa beras sejahtera tidak turun itu dianggap karena ada pihak yang punya kepentingan politik dengan akan digelarnya pilkada. Ada pula yang berpendapat bahwa tidak turunnya beras sejahtera itu karena di indikasi ada pihak yang menghambat program pemerintah tentang kesejahteraan wong cilik.

Pendek kata banyak pendapat yang beragam di tengah para warga. Meskipun banyak pendapat yang beragam, tetapi sampai sekarang warga di wilayah desa di kecamatan Karanggeneng, yang biasanya berhak menerima jatah beras tersebut masih tetap berharap dan menunggu turunnya beras sejahtera itu dan dibagikan dengan segera. Prihanto.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan