Pesan Kyai Dalam Pilgub: Jangan Terima Politik Uang

Pesan Kyai Dalam Pilgub: Jangan Terima Politik Uang

Grobogan-Cakrawalaonline, Menyambut pelaksanaan Pilkada serentak 2018, Polres Grobogan menggelar acara pengajian dan doa bersama, kemaren Jumat (2/2). Sejumlah pihak ikut dilibatkan dalam acara yang dilangsungkan di aula Jananuraga Mapolres Grobogan tersebut.

Antara lain, perwakilan FKPD, alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta organisasi keagamaan se-Kabupaten Groboga, Ketua KPU Afrosin Arif dan Ketua Panwaslu Agus Purnama. Hadir pula, Pengasuh Pondok Pesantren Istianah Plangitan Kabupaten Pati KH Nurrohmat yang didaulat untuk mengisi pengajian dan memimpin doa bersama.

Wakapolres Grobogan Kompol I Wayan Tudy Subawa mengatakan, dalam waktu dekat, akan dilangsungkan Pilkada untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Dengan ajang pengajian dan doa bersama diharapkan bisa menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sehingga pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada bisa berjalan lancar.

“Melalui acara ini, kami memohon doa pada Tuhan YME agar selama pelaksanaan Pilgub 2018 nanti berjalan aman dan kondusif. Mulai dari pra pelaksanaan, saat pencoblosan, hingga paska Pilkada bisa berlangsung aman dan lancar,’” katanya.

Dalam kesempatan itu, I Wayan Tudy meminta pada tokoh agama, alim ulama, dan pengurus organisasi keagamaan di tiap-tiap kecamatan Kabupaten Grobogan untuk ikut menjaga lingkungannya agar tetap kondusif. Hal itu diperlukan supaya masyarakat bisa tenang dan tidak merasa was-was saat memberikan hak pilihnya.

Sementara itu, KH Nurrohmat dalam tausiahnya mengingatkan pada masyarakat untuk tidak ikut emosi saat calon yang didukungnya mengalami kekalahan. Soalnya, kalah atau menang sudah jadi risiko dalam penyelenggaraan demokrasi.

“Saya minta jangan sampai ada pertengkaran dan pertikaian berkaitan dengan Pilkada. Jangan ikuti emosi, terutama saat muncul kampanye hitam,’’ ujarnya.

Agar tidak salah pilih, ia meminta agar masyarakat dapat mengenal calon yang didukungnya lebih dulu. Caranya, dengan mengetahui rekam jejaknya dan mencermati program-program yang ditawarkan.

“Hal ini penting dilakukan. Setelah mempelajari dan mengenal calon maka pilihlah dengan penuh keyakinan. Jangan terpancing dengan isu-isu negatif dan jangan terima politik uang, karena itu tidak dibolehkan,” imbunya. Ng-Td

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan