Desa Bedoyo Menanti Pintu Gerbang Sisi Timur

Desa Bedoyo Menanti Pintu Gerbang Sisi Timur

Biro DIY – Gunungkidul-Cakrawalaonline.com – Pembangunan infrastruktur di semua wilayah pemkab Gunungkidul memang harus merata di semua wilayah. Hal inilah yang menjadi harapan semua orang bagi warga masyarakat Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Demikian pandangan yang melilit pada kita dan juga Suminta SP kades Bedoyo di sela-sela kesibukannya baik di kantor desa maupun dirumah. Melihat pemerataan pembangunan di semua wilayah, Suminta SP terketuk benaknya ingin rasanya wilayahnya perlu dilengkapi pembangunan sesuai kebutuhan rakyat dan pemerintah.

 

Pembangunan pintu gerbang masuk pemkab Gunungkidul seperti dari sisi utara, barat dan timur perlu dilengkapi. Desa Bedoyo ini posisinya sebelah timur kota Wonosari. Dan ini berbatasan dengan Jawa Tengah. Jalur jalannya adalah jalan nasional dari Jogja menuju kota Pacitan dan Surabaya.

 

Oleh sebab itu dipandang perlu dibangun pintu Gerbang masuk Pemkab Gunungkidul dari sisi timur di wilayah Desa Bedoyo, Ponjong. Menurut Suminta SP sudah diusulkan kepada pemkab Gunungkidul beberapa tahun lalu. “Kami sudah hampir lebih 15 tahun mengusulkan kepada pemkab tentang pembangunan Gerbang Masuk Gunungkidul di wilayah desa Bedoyo, karena ini jalur nasional dari Surabaya ke Jakarta,” ungkapnya.

 

Hal tersebut diungkapkan Suminta SP seusai acara pelantikan perangkat desa belum lama ini. Desa Bedoyo, Ponjong, Gunungkidul DIY, pada 21-03-2017 melantik perangkat desa secara konversi. Hal ini sesuai peraturan pemerintah dan juga sesuai peraturan desa Bedoyo Nomor 14/KPTS/2017. Dalam keputusan kades Bedoyo mereka yang dilantik sebanyak 17 orang.

 

Mereka yaitu Supanto tetap jadi sekretaris desa. Ag Haribawa kabag Pemerintahan menjabat kepala seksi pemerintahan. Drs Baryanta kabag pembangunan jadi kepala seksi kesejahteraan. Ngatmin kabag kesra jadi kepala seksi pelayanan. Dwi Nuryanto kaur umum jadi kepala urusan tata usaha dan umum. Warsito dari staf urusan umum jadi staf urusan tata usaha dan umum, serta Widyo Pranoto dulu jadi staf urusan umum kini menjabat staf urusan tata usaha dan umum.

 

Lalu 8 dukuh mereka menjabat dukuh diwilayahnya dan tidak berubah dalam tugasnya. Mereka Slamet dukuh Ngalasombo. Suparjo dukuh Ngrombo, Siyarno dukuh Bedoyo Kulon, Sigit Ariwiboro dukuh Bedoyo Lor, Sugita Bedoyo Wetan, Suprapto dukuh Bedoyo Kidul, Sriyanto dukuh Serut, dan Aris Purwono dukuh Pringwulung.

 

Sambutan kades, Suminta Sarjana Pertanian mengucapkan selamat kepada perangkat yang baru saja dilantik. “Agar segera menyesuaikan diri dalam tugas dan melaksanakan tugas sesuai tupoksinya,” jelasnya.

 

Artinya harus bekerja sesuai tupoksi yaitu tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” kata camat. “Kini pemerintah sedang menggerakkan saber pungli atau sapu bersih pungutan liar. Diharapkan perangkat desa juga tidak memungut kepada warga masyarakat dalam pelayanan,” jelasnya.  (Sab)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan