MURID KH IBNU HAJAR REUNI DI PONDOK

MURID KH IBNU HAJAR REUNI DI PONDOK

Biro DIY, Gunungkidul, Cakrawalaonline – Kyai kondang dari dusun Panggang, KH Ibnu Hajar memang tidak terjun dipolitik alias independen. Maka banyak cara dalam memecahkan kesulitan hidup didunia ini. Berbagai cara ditempuh bagi mereka yang belum baik nasibnya. Karena sebelumnya tidak mengerti bahwa jalan yang ditempuh kurang bener atau salah program. Mungkin hal itu yang dievaluasi bagi tamu Ibnu Hajar didusun Panggang kec Panggang, Gunungkidul, DIY.

 

Kedatangan tamu tak diundang bagi Kyai Ibnu Hajar tidak membuat repot seorang pimpinan Ponpes Aolia’. Karena Ibnu Hajar memberi yang terbaik bagi tamunya. Ada yang bermasalah besar, kecil, semuanya dibahas bersama untuk mencari titik temu dalam membahas nasib seseorang.

 

Biasanya tamu itu kita tawari. Ini istilahnya membawa bahan mentah atau makanan siap santap. Ibaratnya, kalau makanan siap ya sudah, mari kita makan sama-sama enak tidak enak ya kalau saya habis sedikit ya maklum. “Bila yang hadir kurang selera ya jangan sakit hati. Tapi kalau enak tak usah dikejar habis,” katanya. Maka calon lurah, bupati, DPR, mentri, hadir melihat nasibnya di masa depan agar lebih baik.

 

Evaluasi diri penting, lebih penting bersama orang yang mengerti untuk mengevaluasi diri. Bila tamu Ibnu Hajar membawa bahan mentah, artinya perlu digarap maka tamu yang bersuami istri datang di pimpinan Pondok Pesantren Aolia desa Giriharjo Panggang bersama kyai bertatap muka merembug tentang nasib masa depan agar tercapai.

 

Sehingga kini Pondok Pesantren Aolia yang dipimpin KH Ibnu Hajar  sering jadi tempat reuni bagi murid-murid KH Ibnu Hajar Slaheh Pranolo di dusun Panggang tiga Desa Giriharjo kecamatan Panggang kabupaten Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Kesibukan seorang kyai pondok pesantren ini sangat dinamis, oleh sebab itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Lebih bagi mereka yang berjiwa dinamis, generasi pondok dan muridnya itu selalu hadir berkomunikasi untuk menyerap ilmu kyai. Sehingga KH Ibnu Hajar Saleh Pranolo setiap hari jumat sering banyak santri yang datang.

 

Bersalat jumat di masjid Aolia Panggang Tiga itu mereka merasa puas, karena merasa cocok oleh penyampaian kutbah kyai Ibnu Hajar yang semakin digemari oleh santrinya. Santri dan para alumni dari luar daerah pun sering hadir di Pondok Pesantren Aolia.

 

Karena KH Ibnu Hajar sering memberi ilmu baik di dalam masjid maupun diluar masjid sambil bersanda gurau dengan para santri. Karena penampilan Kyai Ibnu Hajar cukup supel dan sederhana sehingga para santri sangat santun dalam menyerap ilmu agama Islam melalui Pondok pesantren Aolia Panggang. (Sab)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan