Sugiyanto S.Pd Kades Semugih Ikut MAD

Sugiyanto S.Pd Kades Semugih Ikut MAD

Biro DIY, Gunungkidul – Cakrawalaonline.com – Sugiyanto S.Pd selaku kades Semugih mengungkapkan bahwa perekonomian di masyarakat perlu dijaga dan dikembangkan sesuai kebutuhan warga. Karena ekonomi merupakan kebutuhan orang untuk mencukupi hidup dengan fasilitas yang tersedia di lingkungannya.

 

Demikian menurut kades seusai MAD kecamatan Rongkop yang berlangsung di kantor Desa Semugih 1 Februari 2018. Musyawarah Antar Desa atau MAD kecamatan Rongkop diikuti oleh seluruh pejabat yang terlibat di bidang pengembangan ekonomi wilayah kecamatan Rongkop.

 

Dalam rapat MAD telah sepakat mengenai laporan pertanggungjawaban kerja tahun kemarin diterima dengan baik. Dan program kerja tahun depan di tahun 2018 juga diterima oleh seluruh peserta MAD. Dalam kesempatan itu disetujuinya tentang rencana pembelian Latop dan meja, jumlahnya menyusul.

 

Adanya simpan pinjam yang di kecamatan dinamakan PPM atau Program Pemberdayaan Masyarakat itu dimulai sejak adanya PPK. Dilanjut  PNPM,  BKAD, dan PPM agar usahanya tidak macet. Semoga pengelolaan harus tertib dan terbuka. Agar ekonomi berkembang, karena pada dasarnya untuk KK miskin. Selanjutnya bila kegiatannya tertip lancar menolong warga masyarakat miskin.

 

Bila berkembang untuk keluarga miskin. Laporan kegiatan keuangan dalam satu tahun. Untuk mepertimbangkan pelaksasnaan kegiatan selama satu tahun di tahun 2017. Disebutkan juga Simpan Pinjam itu assetnya kini sekitar  Rp 5 M lebih.

 

“Selain itu di padukuhan Semugih desa Semugih rencana akan didirikan Musium Fosil-fosil manusia dan binatang. Lokasinya di Guwa Dahono, itu direncanakan sejak tahun 2017 dan pelaksanaan di tahu 2018 ini,” kata kades.

 

“Untuk pemerdayaan warga masyarakat desa Semugih kini sudah mengolah membuat tepung mokap. Dibuat dari bahan ketela pohong, yang divermentasi dan diolah jadi tepung. Kegiatan ini untuk peningkatan ekonomi warga masyarakat desa Semugih. Sudah berlangsung lama, dan kini ditingkatkan kelompoknya di masyarakat,” ungkapnya.

 

“Semoga dengan berbagai usaha itu harapan kami dapat memberdayakan ekonomi masyarakat ditingkat desa. Karena di desa ini banyak sumber daya ketela. Jadi ketela harus diolah lebih profesional agar bernilai tinggi dan meningkatkan daya saing,” jelasnya. (Sab)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan