Ratusan Sopir, Tukang Ojek dan Tukang Becak, Grudug DPRD

Ratusan Sopir, Tukang Ojek  dan Tukang Becak, Grudug DPRD

Pemalang – Cakrawalaonline, Ratusan sopir yang terdiri dari sopir bis 3/4, sopir Colt Elp, sopir angkutan kota (angkota), sopir angkutan pedesaan (angkudes), tukang ojek konvensional, dan tukang becak, yang menamakan diri “Aliansi Masyarakat Transportasi” Kabupaten Pemalang, Jum’at(9/2) kemarin nggrudug DPRD II Pemalang.

Mereka menuntut instansi terkait segera melakukan penertiban dan tindakan secara hukum terhadap angkutan berbasis aplikasi/online.
Mereka merasa dengan adanya ojek online dan sejenisnya, pendapatan mereka berkurang drastis.
Demo yang dipimpin oleh Andi Rustono melakukan “Long Mach” dari depan Stadion Mochtar menuju ke gedung DPRD II Pemalang.
Sesampainya di depan gedung wakil rakyat setempat, korlap. demo, Andi Rustono berorasi sebelum beberapa menit kemudian, sebelas perwakilan termasuk AR (sapaan Andi Rustono) beraudensi dengan pihak terkait.

Di sebuah ruangan komisi, perwakilan pengunjuk rasa di terima oleh tiga orang anggota DPRD II Pemalang, hadir juga Kepala Dishub. Kabupaten Pemalang, Tutuko Raharjo, Kasatpol.PP, Wahyu Sukarno AP, dan Kasatlantas. Polres. Pemalang.
Dalam pertemuan tersebut, Andi Rustono membacakan naskah tuntutan.
Inti dari tuntutan itu ialah supaya instansi terkait seperti dishub. melakukan penertiban dan tindakan tegas terhadap angkutan berbasis aplikasi/online.

“Karena dampak dari keberadaan angkutan berbasis online berpengaruh pada penghasilan kendaraan konvensional, apalagi tukang becak yang nyaris tak terlindungi regulasi, hal ini jelas ‘membunuh’ baik langsung maupun tidak langsung…,” Ucap AR di dalam Audiensi.

Setelah mendengar keluhan dari suara perwakilan, intansi terkait yang hadir dalam dialog ini berjanji akan menampung aspirasi pendemo dan segera menindaklanjutinya.

“Kami bersama Polres. Pemalang akan segera menggelar operasi simpatik terhadap angkutan berbasis aplikasi/online…,” Ucap Kadishub, Tutuko Raharjo pada cakrawalaonline.

Ketika ditanyakan apa yang akan dilakukan pihak dishub. nanti pada saat pelaksanaan operasi tersebut, Tutuko mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan/administrasi.

“Seperti ada tidaknya ijin… karena ijin mereka itu dari propinsi bukan dari kami…,” Ujarnya.
Sebagai tambahan informasi, audiensi berlangsung dari jam 14.15 WIB – 15.25 WIB. Slamet SBL

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan