Keluarga Korban Tidak Boleh Hadiri Sidang Kasus Penggorokan Warga Gubug

Keluarga Korban Tidak Boleh Hadiri Sidang Kasus Penggorokan Warga Gubug

Semarang-Cakrawalaonline, Kasus pembunuhan Deni warga Gubug korban pembegalan yang berakibat hilangnya nyawa di Semarang sudah mulai disidangkan, kemaren Senin(12/2) bertempat di Lantai III Ruang Sidang Anak pada Kantor PN Semarang Jl. Siliwangi, No. 512, Semarang.

Kepada Cakrawala seorang kakak korban W mengatakan bahwa pihaknya meminta bahwa kasus ini jangan sampai lepas dari pantauan publik. Dan pihaknya berharap bahwa pelaku bisa dihukum dan dijatuhi vonis hukuman mati.”Saya juga menyayangkan kenapa pihak keluarga korban tidak boleh menghadiri sidang. Jika memang itu aturan kenapa terkesan merugikan kami keluarga korban yang sudah kehilangan anggota keluarga” keluhnya.

Sidang Perdana dugaan kasus pembunuhan dengan agenda pembacaan dakwaan dengan No. Perkara : 07 / Pid. B / PN Smg / 2018. Persidangan dilaksanakan secara tertutup dan didampingi dari Bapas Semarang.

Hadir kedua terdakwa Ibr (16) Pelajar Klas X SMK 5 warga Barusari Semarang Selatan dan Dir (15) juga pelajar di tempat yang sama, warga Semarang Barat.

Dengan majelis hakim Sigit Hariyanto, SH, MH.
Dengan JPU oleh Harwanti, SH dn Zahri Aini, SH.
Sedangkan kuasa hukum terdakwa adalah Imam, SH, Windy Aryadewi, SH,dan Jogi Panggabean, SH.

Keduanya diduga melanggar pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau pasal 365 ayat 4 KUHP dan atau Pasal 339 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal mati.

Persidangan dijaga dengan petugas sebanyak 10 personil Polsek Semarang Barat, yang dipimpin oleh Wakapolsek Semarang Barat AKP Umbar Wijaya, SH

Sidang tertutup ini dihadiri oleh Keluarga terdakwa berjumlah 3 orang, namun keluarga korban tidak hadir dalam persidangan. Dan menurut jadwal hari ini Selasa (13/2) akan dilakukan sidang lanjutan. GusR-Ng

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan